Palopo – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Dari Rakyat (Badar) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Palopo, Jumat (05/09/2025) sore.
Massa menuntut agar pemerintah kota memfasilitasi pembebasan dua rekannya yang saat ini masih ditahan di Mapolres Palopo, pasca kericuhan pada aksi demonstrasi di DPRD beberapa hari lalu.
Salah seorang peserta aksi, Fery, menyampaikan bahwa pihaknya berharap pemerintah hadir bersama mahasiswa dalam memperjuangkan kebebasan kedua rekannya.
“Kami meminta Pemerintah Kota Palopo berkoordinasi dengan Forkopimda terkait penahanan rekan kami di Mapolres,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin, yang akrab disapa Ome, turun langsung menemui massa aksi. Didampingi Kepala Satpol-PP Palopo, Andi Farid Baso Rachim, ia menegaskan bahwa pemerintah kota menghargai mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai.
“Jika adik-adik datang dengan baik, tentu akan diterima dengan baik pula. Namun, terkait permintaan pembebasan, itu berada di ranah kepolisian. Meski begitu, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan,” jelasnya.
Hingga menjelang salat Magrib, massa aksi masih bertahan di sekitar Kantor Wali Kota Palopo sambil menunggu tindak lanjut dari tuntutan mereka.








